Belajar Matematika Pengukuran

with No Comments

Setelah mempelajari penjumlahan dan pengurangan. Sekarang mari belajar matematika pengukuran.

Semua benda dapat kalian ukur.

Kalian dapat mengukur panjang maupun waktu.

 

Belajar Matematika Pengukuran

 

A. Belajar Matematika Pengukuran Waktu

 

1. Mengenal ukuran waktu

 

Lihatlah gambar di bawah ini :

Belajar Matematika Pengukuran

Riko bangun tidur pada pagi hari.

Kemudian Riko bersiap ke sekolah.

Riko berangkat sekolah pada pagi hari.

 

Setelah pulang sekolah Riko makan di rumah.

Kemudian bermain sepak bola.

Riko bermain bola di lapangan pada siang hari.

 

Malam harinya Riko belajar.

Kemudian Riko tidur.

Riko tidur pada malam hari.

 

Lihatlah gambar di bawah ini :

Belajar Matematika Pengukuran

 

Rika disuruh ibu ke pasar.

Rika berangkat ke pasar dengan naik sepeda.

 

Rina juga disuruh ibunya ke pasar.

Rina berangkat ke pasar dengan berjalan kaki.

 

Nah tahukah kalian.

Siapa di antara mereka berdua?

Yang memerlukan waktu lebih banyak untuk sampai ke pasar.

 

Ternyata Rina memerlukan waktu lebih banyak untuk sampai ke pasar.

Jadi Rina memerlukan waktu lama untuk sampai ke pasar.

Tahukah kalian sebabnya?

 

Rika memerlukan waktu sedikit untuk sampai ke pasar.

Jadi Rika memerlukan waktu sebentar untuk sampai ke pasar.

Tahukah kalian sebabnya?

 

Ayo perhatikan kegiatan berikut dan waktu yang diperlukan.

Belajar Matematika Pengukuran

Sebentar artinya membutuhkan waktu sedikit.

Lama artinya membutuhkan waktu banyak.

Sebentar dan lama merupakan satuan waktu yang tidak baku.

 

2. Nama-nama Hari

 

Coba nyanyikan lagu berikut :

Belajar Matematika Pengukuran

Dengan menyanyikan lagu itu.

Kalian telah menyebutkan nama hari dalam sepekan berurutan.

 

Coba perhatikan gambar berikut :

Belajar Matematika Pengukuran

Jika hari ini adalah Rabu.

Besok adalah hari Kamis.

Kemarin adalah hari Selasa.

Besok lusa adalah hari Jumat.

Kemarin lusa adalah hari Senin.

 

Coba perhatikan contoh berikut :

Belajar Matematika Pengukuran

 

3. Mengenal dan Mengurutkan Nama Nama Bulan

 

Belajar Matematika Pengukuran

Ada yang tahu benda di atas?

Benda itu disebut kalender.

Kalender berisi tanggal, bulan dan tahun.

 

Coba perhatikan urutan nama bulan.

Dalam 1 tahun berikut ini.

Belajar Matematika Pengukuran

Ternyata dalam satu tahun ada 12 bulan.

 

Hari pendidikan nasional diperingati setiap tanggal 2 Mei.

Hari pendidikan nasional diperingati.

Untuk menghormati hari lahir Ki Hajar Dewantara.

Beliau lahir pada tanggal 2 Mei 1889.

2 menunjukkan tanggal.

Mei menunjukkan bulan.

1889 menunjukkan tahun.

 

Cobalah baca cerita berikut.

 

Adikku lahir pada bulan kelima.

Yaitu bulan Mei.

Tiga bulan kemudian yaitu bulan Agustus.

Adikku sudah bisa tengkurap.

 

4. Hubungan Bulan, Minggu dan Hari

 

Masih ingatkah nama hari dalam sepekan?

Dalam 1 minggu terdapat 7 hari.

 

Dalam 1 bulan terdiri dari 30 hari atau 31 hari.

Khusus bulan Februari terdiri dari 28 atau 29 hari.

 

Selanjutnya coba hitung banyak minggu dalam 1 bulan.

Dalam 1 bulan ada 4 minggu atau 4 pekan.

 

Ingatlah baik-baik.

Belajar Matematika Pengukuran

 

5. Membaca Tanda Waktu Pada Jam

 

Coba amatilah jam dinding.

Ayo amati jarum jamnya.

Jam dinding memiliki jarum panjang dan jarum pendek.

 

Untuk membaca waktu pada jam.

Perhatikan angka yang ditunjuk oleh jarum pendek.

 

Coba perhatikan contoh berikut :

Belajar Matematika Pengukuran

 

B. Belajar Matematika Pengukuran Panjang

 

1. Mengenal Panjang

 

Coba lihat gambar berikut :

Belajar Matematika Pengukuran

Ana dan Ani adalah teman sebangku.

Ana berambut panjang sedangkan Ani berambut pendek.

 

Coba lihat gambar berikut :

Belajar Matematika Pengukuran

Roni dan ibunya berlari bersama.

Roni memakai celana pendek sedangkan ibunya memakai celana panjang.

 

Panjang dan pendek adalah ukuran.

Ukuran panjang yang tidak baku.

 

2. Membandingkan Panjang Benda

 

Ayo perhatikan gambar berikut :

Belajar Matematika Pengukuran

Rika dan Riko merayakan ulang tahun bersama ayah dan ibunya.

Mereka memakai topi.

Topi siapa yang lebih panjang?

Topi Rika lebih panjang.

Topi siapa yang lebih pendek?

Topi Riko lebih pendek.

 

3. Membandingkan Panjang Benda Secara Tidak Langsung

 

Pengukuran panjang benda secara tidak langsung memerlukan bantuan alat ukur dengan satuan tidak baku.

Misalnya jengkal, depa, langkah dan telapak kaki.

 

Perhatikan gambar berikut :

Belajar Matematika Pengukuran

Pengukuran dengan satuan tidak baku banyak menimbulkan masalah.

Karena dapat memperoleh hasil yang berbeda-beda.

Maka diperlukan alat ukur seperti mistar atau penggaris.

Dengan menggunakan alat ukur tersebut dapat memberikan hasil yang sama.

Meskipun orang yang melakukan pengukuran berbeda-beda.

 

Belajar Matematika Pengukuran

 

4. Membedakan Tinggi dan Rendah

 

Coba lihat gambar berikut :

Belajar Matematika Pengukuran

 

Pohon manakah yang lebih tinggi?

Pohon manakah yang lebih rendah?

Tinggi dan rendah menyatakan panjang sebuah benda.

 

5. Membedakan Jauh dan Dekat

 

Coba lihat gambar berikut :

Belajar Matematika Pengukuran

Jarak meja guru dengan papan tulis dekat.

jarak meja siswa dengan papan tulis jauh.

Jauh dan dekat menyatakan jarak antara benda.

 

6. Penyelesaian Masalah Yang Berhubungan Dengan Panjang dan Waktu

 

Coba lihat gambar berikut :

Belajar Matematika Pengukuran

Jarak rumah Doni dekat dengan sekolah dekat.

Doni memerlukan waktu sebentar untuk sampai di sekolah.

Jarak rumah Doni dengan lapangan jauh.

Doni memerlukan waktu lama untuk sampai di lapangan.

 

Semoga belajar matematika pengukuran bermanfaat untuk kalian ya adik-adik. Selamat belajar.