March Boedihardjo Ahli Matematika Cilik

March Boedihardjo Ahli Matematika Cilik jika dilihat dari penampilannya sangat mirip dengan anak seusianya. Tidak nampak perbedaan yang jelas dengan anak seusianya. Disini kita mau mengenal lebih dekat March Boedihardjo Ahli Matematika Cilik ini. Siapakah dia? Kenapa di usia 9 tahun ia sudah dijuluki ahli matematika cilik.

 March Boedihardjo adalah salah satu anak yang berprestasi asal Indonesia dan merupakan keturunan Tionghoa. Keluarga March Boedihardjo adalah Warga Negara Indonesia yang bermukim di Hongkong. March Boedihardjo lahir di Hongkong tahun 1998.

March Boedihardjo dan keluarganya pindah ke UK (United Kingdom). Saat itu kakak dari March Boedihardjo yaitu Horaito Boedihardjo yang berusia 14 tahun mendapat beasiswa dalam progam phD dari Oxford University. Hmmm? Untuk usia yang belia kakak dari March Boedihardjo telah menampakan kejeniusannya.

March Boedihardjo Ahli Matematika Cilik ini tidak mau kalah dengan kakaknya yang jenius itu. March Boedihardjo pun menyelesaikan sekolah menengahnya di Inggris dengan mengikuti kelas akselerasi. Saat itu, ia memperoleh nilai A untuk pelajaran matematika dan nilai B untuk pelajaran statistik. Saat beranjak usia 9 tahun, March Boedihardjo sudah merasakan bangku kuliah.

Kakak beradik Boedihardjo sangat jenius dalam matematika. Sudah dari semenjak kecil kakak beradik ini dikenalkan dengan pelajaran matematika oleh ayahnya. Saat makan bersama keluarga pun mereka membahas tentang pelajaran matematika. Sungguh keluarga yang unik. Bagaiman jika keluarga kalian seperti itu?

Saat usia yang masih sangat belia March Boedihardjo telah berhasil menebus Advanced Extension Awards (AEA). Ujian ini hanya dapat diikuti oleh peringakat A-level yang teratas. Biasanya hanya seperempat saja yang dapat mampu lulus menghadapi ujian tersebut. Tidak tangung-tangung March Boedihardjo lulus dengan predikat sangat memuaskan.

Sangat disayangkan karena biaya hidup yang sangat mahal di Inggris March Boedihardjo dan orang tuanya harus kembali ke Hongkong. Setelah itu, March Boedihardjo melanjutkan studi di Universitas Baptist Hongkong (HKBU). March Boedihardjo di universitas ini menjadi mahasiswa termuda. Pada tahun-tahun pertama ia merasa bahawa soal-soal yang diberikan terlalu mudah. Hampir semua mata kulliah ia memperoleh nilai A tanpa adanya nilai C. Sungguh jenius bukan dengan usianya yang masih belia.

Nama March Boedihardjo masuk ke dalam daftar Dean yang mendapatkan pengharagaan karena memperoleh IPK dengan nilai 3.00-3.49 Pada tahun 2010, March Boedihardjo telah berhasil memperoleh gelar sarjana sains ilmu matematika dan sekaligus master fisiologi matematika. Walaupun begitu, March Boedihardjo pun masih memiliki ciri khas seperti anak-anak lain seusianya dengan bermain namun juga rajin belajar.

Adakalanya ketika kita belajar matematika terasa begitu sulit. Terkadang juga merasa ingin sekali menyerah. Namun, sosok March Boedihardjo ini memberikan contoh semangat pantang menyerah. Sama halnya ketika melihat tantangan di depan mata semangat pantang menyerah dapat membuat kita menyelesaikan masalah. Bahkan, bukan hal yang tidak mungkin sukses karena semangat pantang menyerah ini.